Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2024

Semenjak di Bandung (Part 1)

Gambar
 Suhu dan ingin menjadi Suhu Mari kita mulai. Ini bukan mengenai mengapa Bandung? Bukan pula tentang Soekarno yang ingin kembali kepada cintanya yang entah kamu terjemahkan sebagai Bandung atau Inggit. Memang ini bukanlah apa-apa. Hanya tentang seorang manusia yang berasal dari suatu wilayah yang terbiasa dengan keringat di siang dan malam hari beralih ke daerah Bandung Lautan Api, yang tidak ada panas-panasnya. Setidaknya demikian pada awal mula transisi tersebut. Bandung saat ini sudah tidak dingin lagi, tahun 1980an pagi hari disambut dengan embun dan jaket tebal yang tidak terpisahkan dari tubuh, sekarang Seseroang menggunakan baju setipis mungkin agar tidak keringatan, begitulah pengakuan Seseorang. Mendengar hal tersebut membuat diriku yang menggigil di hari pertama, kedua, ketiga, dan beberapa hari selanjutnya merasa sangat direndahkan. Seolah teman yang disambut demam, batuk, dan pilek pun bukanlah sesuatu yang diakibatkan suhu.  Setelah melewati pertarungan panjang de...