Postingan

Menampilkan postingan dari Juni, 2025

Mengenai Bukan Pasarmalam karya Pramoedya Ananta Toer

Gambar
Bukan Pasarmalam, Setelah berkali-kali mendengar judulnya Bukan Pasarmalam , saya selalu membayangkan sebuah pasar malam yang ramai dengan segerombolan manusia, gelak tawa, lampu berwarna warni, bau makanan, dan segala hal yang tercampur dalam bentuk kebahagiaan. Padahal sudah dibilangin  bukan, bahkan kata "bukan" itu berada di depan kata "pasarmalam". Harusnya terlihat lebih dulu! Pada dasarnya memang bebal saja untuk tetap memikirkan pasar malam. Buku ini disusun dengan urutan kata-kata yang menarikmu untuk menyelesaikannya dalam sekali duduk, mengingat ukurannya kecil dan cukup tipis. Memang, bahasanya cukup tua, namun tetap mudah dimengerti dan justru memberi kesan keindahan dari masa lalu pun kegetiran yang tersimpan pada sejarah kelam. "Dan malam di luar terus juga menelan umur manusia," "Dan aku menghiburnya dengan kata-kata kosong," "Dan di kala itu terasa oleh hatiku betapa gampangnya manusia dengan manusia ini didekatkan oleh k...