(Anotasi) Katrin Bandel melalui Kajian Gender dalam Konteks Pascakolonial
Anotasi Kajian Gender dalam Konteks Pascakolonial (Katrin Bandel) Sungguh 138 halaman yang sangat mengasyikkan. Katrin Bandel, perempuan mualaf kelahiran Jerman yang menetap di Indonesia ini berhasil menyajikan kajian gender dalam berbagai persfektif. Melalui sepuluh kumpulan esai, buku terbitan tahun 2016 ini dimulai dengan Dilema Kajian Gender dalam Konteks Pascakolonial. Berangkat dari wanaca kolonial yang meyakini superioritas orang Eropa atau ras kulit putih atas manusia lain sebagai salah satu ciri utamanya. Anggapan tersebut kemudian mewajarkannya memerintah manusia non-Barat yang diyakini primitif, bodoh, irasional, dan serupa anak-anak. Feminisme sendiri membangun perempuan “Dunia Ketiga” hanya sebagai objek perhatian, penelitian, dan sebagai korban yang perlu dibantu. Sejak zaman kolonial, kehadiran penjajah sering dilegitimasi dengan alasan bahwa masyarakat lokal, lebih-lebih masyarakat Muslim, menindas perempuan mereka sendiri, sehingga diperlukan intervensi pe...