Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2025

24 Jam Tidaklah Cukup

Gambar
Setelah dengan tekad yang begitu kuat untuk tidak begadang kemarin, hari ini aku tidur pukul enam pagi. Bangun setelah pukul dua belas siang dengan wajah serupa bakpao isi daging ayam. Kepalaku berusaha keras untuk bekerja, membawa kakiku ke toilet untuk membuang kotoran yang ada dalam diriku.  Buku Unaccustomed Earth  menyapaku dengan warnanya yang pink menyala, entah apa namanya. Warna begitu banyak dan membingungkan, itulah mengapa melihat dunia dengan hitam dan putih menyesakkan. Semoga keyakinan akan keberagaman ini juga terjadi pada kebenaran. Warna yang paling sering kulihat akhir-akhir ini adalah warna kunang-kunang, tidak hanya terdiri kuning.  Setelah sedikit membaca buku Jhumpa Lahiri, aku teralihkan dengan chat  yang masuk. Dan di sinilah aku tiba-tiba menulis dan membiarkan buku yang kupinjam dari Room19 itu tertutup terpinggirkan di kasur yang sepertinya kena guna-guna. Aku gak yakin seratus persen, hanya sekitar 0,009% keyakinanku bahwa ada guna-guna y...

28 Tahun Pertama

Gambar
  25 Mei 2025, sungguh sebuah tanggal yang cantik dengan orang-orang baik di sekitarku. Mereka merayakanku dalam banyak cara, dan segalanya kunikmati, termasuk seluruh Bobotoh di seluruh Bandung Raya yang memeriahkan malamku dengan kembang apinya yang dapat kulihat dari teras kosanku. Terima kasih banyak teman-teman (pakai emot lucu gemoy nan aduhai).  Sehari berlalu, perasaan 28 tahun belum juga merasukiku. Aku masih lazyperson yang sebenarnya tidak ada niat untuk menulis, hingga seorang teman membuatkanku kartu ucapan dan berharap blog ini dapat rutin terisi. Tulisan pertama di 28 tahun ini terdedikasikan untuknya, semoga diterima dengan lapang dada.  Seorang teman yang padanya aku banyak belajar, membagikan momen ketika aku berkata "kenang-kenangan kalau ada yang meninggal" dalam sebuah video. Dengan ingatanku yang buruk ini pun dapat kuingat jelas bahwa itu adalah momen di mana aku merasa sebaiknya segera meninggal. Meski akhirnya sekarang aku masih hidup bahagia dik...

Jangan Pilih Aku Menjadi Host: Sebuah Tema.

Gambar
Jangan pilih saya jadi host , inilah judul yang diminta untuk dituliskan dalam 15 menit. Dipersembahkan atas kegembiraan menjadi Pro Themate Electo dalam Pro Eligendo Summa Hostia  serta penyerahan kepemilikan Origin karya Dan Brown. Berikut hasilnya tanpa sensor dan adlib apapun.  Nama aku Miranda, tema yang aku usulkan adalah Bagaimana Dunia Tanpa Norma. Jangan pilih aku jadi host! Karena sesungguhnya aku telah hadir di tengah-tengah orang-orang dengan menyodorkan sebuah ide agar orang-orang di tengah-tengahku ini menulis bagaimana dunia tanpa norma. Padahal norma tanpa dunia pun tidak akan kenapa-napa. Atau kenapa-napa, ya? Entahlah. Sebaiknya pertanyaan memang ada jawabannya, meski tidak semua jawaban benar dan tidak hanya ada satu jawaban yang benar. Dan meski tidak benar, belum tentu sepenuhnya salah. Selain itu, aku entah kenapa merasa lebih enak bersandar di tembok hitam, dikelilingi merah-merah saat diriku dengan bodohnya malah menggunakan baju putih bergambar Totor...