Let’s talk about A Killer Paradox

 Let’s talk about A Killer Paradox.




Bercerita mengenai Lee Tang (Choi Wooshik) yang memiliki bakat istimewa, membunuh tanpa meninggalkan secuil bukti. Alam membantunya, dia sama sekali tidak membutuhkan kemampuan bela diri, analisis, dan kemampuan lain yang biasanya dimiliki oleh psikopat. Dia berbeda? Bisa ya, bisa tidak.

Katanya sih hidup itu bukanlah esai melainkan pilihan ganda. Jawabannya telah disiapkan, kita hanya butuh memilih. Tidak dapat dipungkiri pilihannya kita buat sendiri, bahkan semua pilihan adalah benar. Who knows?

Tidak ketinggalan, aktor pujaan kita, Son Sukku yang berperan sebagai Jang Nangam. Brewokmu sungguh menusuk. Aktingnya keren, seperti biasanya. Polisi gaya preman yang percaya hukum adalah jalan tepat untuk mencari keadilan, menembak mati pembunuh ayahnya.

Melihat akting para pemain kupikir Lee Changhee bisa membuat series yang diadaptasi dari webtoon ini lebih baik dari apa yang telah disajikan.

Sebagai penonton yang tidak begitu gemar dengan genre crime and thriller, harapanku tentu saja besar kepada A Killer Paradox. Hingga saya menemukan diriku kesulitan menyelesaikan 8 episode, kupikir memang series ini kehilangan sesuatu yang penting.

Benang merahnya kusut di mana-mana. Tidak ada latar yang meyakinkan untuk membuat Lee Tang menemukan dirinya yang berbeda pada saat itu, mengapa kejadian itu menjadi waktu yang tepat. Ini bukan persoalan sebab-akibat, tetapi bagaimana kemudian hal tersebut dapat terngiang di otak penonton.

Setelah menonton ini saya ikut kepikiran, apakah kita butuh sosok Lee Tang? Apakah saya bisa menjadi salah satu korban yang membuat orang lain berpikir bahwa saya memang pantas mendapatkan? Apakah saya ingin menjadi Lee Tang? Saya hanya kepikiran, jangan terlalu serius.

Baiklah, kita sampai di penghujung cerita.

Tanpa beneran melihat trailernya, saya mengecek A Killer Paradox di Google. Saya melihat ada Kim Yohan, peserta Produce X 101 yang berhasil debut (meski akhirnya X1 berumur lebih singkat dari jagung). Mengingat aktingnya yang belum memadai membuatku menantikannya lagi di sini. Hingga series ini berakhir, dia tidak pernah muncul. Keheranan, saya kembali mengecek daftar pemain dan ternyata Google ini menyesatkan. Kim Yohan yang dimaksud adalah Roh Bin (Novin).

Selamat menonton, jangan lupa kecilin volume pada saat yang tepat.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berkenalan dengan Paya Nie

Aravind Agida dalam Harimau Putih

Seorang Perempuan yang Berlutut kepada Tuhan