Kumpulan Cerita Pendek Guy de Maupassant: Mademoiselle Fifi

 

Kumpulan Cerita Pendek Guy de Maupassant: Mademoiselle Fifi



Tergugah oleh review seorang teman, saya ikut membaca Mademoiselle Fifi. Sebuah buku berisi 25 kumpulan cerpen Maupassant yang berhasil diterjemahkan oleh mahasiswa Program Spesialis Penerjemah 1 Prancis-Indonesia UI angkatan tahun 1996-2001. Sebuah kerja kolektif yang kembali mengingatkanku betapa bermaknanya pekerjaan penerjemah, menjembatani orang lain pada suatu karya. Terima kasih kepada Ibu Ida Sundari Husen yang telah menginisiasi karya ini.

Mengingatkan kita akan kemanusiaan masa lalu yang masih saja terjadi hingga saat ini. Di mana kekejian, kehampaan, keserakahan, kekuasaan, ketidaktahuan, kemelaratan, bercampur tidak selaras dengan kehangatan cinta. Pertemanan yang tidak menjadi menarik tanpa perebutan kekuasaan akan sesuatu yang bahkan tidak pernah benar-benar mereka kuasai. Cinta yang selesai karena kekasih berjuang lebih banyak. Kebahagiaan yang berada di tempat jauh. Kemiskinan yang tidak lagi mengenal tata cara memperlakukan orang meninggal. Sungguh sebuah kejujuran yang mengacak-acak makna kemanusiaan itu sendiri.

Ayah Simon menusuk ingatanku tepat pada Pangku (2025), menampilkan betapa tiada kebebasan dan kebahagiaan yang dapat diterima perempuan tanpa bantuan laki-laki. Sangat arogan, ketika yang menjadi korban adalah perempuan itu sendiri. Sebuah gambaran realitas sosial, bagaimana dunia melihat, dan bagaimana gambaran itu mempengaruhi penulis. Entah mencoba menunjukkan apa yang terjadi atau ingin memperlihatkan begitulah kejadian yang seharusnya.

Saya menikmati membaca tulisan-tulisan ini, sedikit demi sedikit. Selalu menaruh jarak antar cerpen agar rasa yang diberikan tidak tercampur. Meski demikian, nyatanya tidak semua dapat kuingat jelas ketika melihat daftar isinya. Yang sangat kuingat adalah Kalung, bagaimana manusia dipermainkan kepalsuan.

Demikianlah, selamat membaca.

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Berkenalan dengan Paya Nie

Aravind Agida dalam Harimau Putih

Seorang Perempuan yang Berlutut kepada Tuhan